- Preventive maintenance
- Pelaporan kerusakan
- Unit pengganti dan evaluasi layanan
Maintenance menjadi bagian penting dalam rental forklift karena kesiapan unit memengaruhi kelancaran pekerjaan customer. Cakupan maintenance harus dibahas sejak awal agar penyedia dan pengguna memiliki pemahaman yang sama tentang inspeksi, servis, kerusakan, dan tanggung jawab.
1Preventive maintenance
Preventive maintenance dilakukan berdasarkan jam kerja, interval pabrikan, kondisi lingkungan, dan intensitas penggunaan. Pemeriksaan dapat mencakup sistem hidrolik, mast, garpu, rem, steering, ban, baterai, charger, oli, filter, alarm, serta fitur keselamatan sesuai jenis unit.
Jadwal perlu dikoordinasikan dengan customer agar unit dapat diperiksa tanpa mengganggu aktivitas paling kritis. Catatan servis sebaiknya disimpan agar riwayat unit mudah ditelusuri.
2Pelaporan kerusakan
Customer perlu mengetahui PIC, kanal pelaporan, informasi yang harus dikirim, dan tindakan ketika unit menunjukkan gejala tidak aman. Foto indikator, waktu kejadian, pola gangguan, serta kondisi saat kerusakan terjadi dapat membantu teknisi melakukan diagnosis awal.
Operator tidak boleh melakukan perbaikan di luar kewenangannya. Unit harus diamankan sesuai prosedur sampai teknisi memberikan keputusan penggunaan.
3Unit pengganti dan evaluasi layanan
Jika unit sangat kritis bagi operasi, bahas skenario unit pengganti dan ketentuan yang berlaku dalam kontrak. Jangan menganggap unit pengganti selalu otomatis tersedia; pastikan hal tersebut tertulis dan disesuaikan dengan ketersediaan.
SML dapat membantu menyusun ruang lingkup maintenance berdasarkan jenis unit, lokasi, shift, dan tingkat kritis pekerjaan. Tujuannya adalah menjaga kesiapan operasi dengan ekspektasi layanan yang jelas dan dapat dipantau.





